TOBASA - Beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Air Asahan III di Batumamak, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, pada tahun 2015 akan menghemat uang negara sekitar Rp2,7 triliun per tahun untuk biaya operasional bahan bakar.
"Penghematan tersebut diperoleh dari selisih biaya operasional bila PLN menggunakan bahan bakar minyak ataupun gas dibandingkan biaya operasional PLTA Asahan III dengan memanfaatkan air sungai Asahan," kata Manajer Proyek PLTA Asahan III, Robert Aprianto Purba di Batumamak, hari ini.
Menurut dia, hal itu berdasarkan asumsi produksi energi listrik yang akan dihasilkan PLTA Asahan III sebesar 2x87 MW yakni sebesar 1.477 GWh per tahun.
Dengan demikian, kata dia, potensi tersebut sangat bermanfaat untuk pembangunan program lainnya, bahkan seiap tahun dapat dibangun pembangkit dengan kapasitas hampir 200 MW melalui penghematan dimaksud.
Robert menyebutkan, ketersediaan energi listrik di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Simangkuk sekarang sebesar 2x90 MW dari Independent Power Producer (IPP) PLTA Asahan I, dan nantinya 2x87 MW dari PLTA Asahan III, juga akan menjadi daya tarik pertumbuhan ekonomi dan investasi, khususnya untuk wilayah Kabupaten Toba Samosir.
"Ketersediaan energi listrik yang cukup merupakan salah satu syarat utama untuk pengembangan investasi di daerah tersebut," ujarnya.
Dikatakannya, sejumlah Rp259 miliar lebih telah diinvestasikan untuk pekerjaan prasarana pembangunan PLTA Asahan III, guna menghasilkan listrik berkapasitas terpasang 2 x 87 MW.
"Total nilai investasi sebesar itu merupakan pinjaman ringan yang disediakan pemerintah melalui Loan Agreement dari JICA Jepang," kata Robert.
Ia menambahkan, sejak tahun 2006 lalu, pemerintah melalui Jica Jepang INO-532 telah menyediakan pinjaman dengan bunga sangat rendah, yakni 0,75 persen per tahun selama 40 tahun dan tidak membayar cicilan (grass period) selama 10 tahun pertama.
Sementara itu, Analis ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU), Jhon Tafbu Ritonga mengingatkan agar keberadaan PLTA Asahan III memang diperuntukkan bagi masyarakat Sumut. “Jangan sampai, listrik yang dihasilkan hanya dinikmati segelintir orang saja, padahal semua masyarakat berhak mendapatkan listrik, “ ingatnya. Sumber
2:18 AM
TV MOVIES ONLINE

Posted in: 




0 comments:
Post a Comment