Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan identitas tunggal ASEAN hanya dapat dipromosikan dengan peningkatkan pemahaman dan apresiasi atas keberagaman dan persamaan sejarah, warisan budaya dan cara hidup.
Hal itu dikemukakan oleh Presiden Yudhoyono saat membuka ASEAN Fair 2011 di halaman Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Senin siang.
"Ide ASEAN Fair sejalan dengan visi Piagam ASEAN untuk mempersatukan komunitas ASEAN dalam satu visi, satu identitas, dalam satu masyarakat yang saling berbagi dan peduli," kata Presiden dalam pidato sambutannya yang menggunakan Bahasa Inggris.
Lebih lanjut Kepala Negara mengatakan bahwa budaya adalah bahasa internasional yang mengikat berbagai negara dan bangsa.
Budaya, kata Presiden, dapat terdiri dari beragam bentuk kreativitas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari E Pangestu mengatakan ASEAN Fair yang baru pertama kali diselenggarakan itu mengusung tema "Hello ASEAN?", yang merupakan sambutan hangat Indonesia kepada saudara-saudaranya di ASEAN.
"Sebagai Ketua ASEAN 2011 Indonesia memprakarsai ASEAN Fair sebagai ajang dimana budaya dan ekonomi kreatif ASEAN dapat dipamerkan bersama," kata Mari Pangestu.
Menurut dia, budaya adalah alat pemersatu bangsa dan dapat menyatukan antara bangsa sehingga melalui bahasa budaya yang universal Indonesia ingin memberi penghormatan istimewa pada identitas ASEAN dan ikatan persaudaraan masyarakat ASEAN.
"ASEAN Fair akan memperlihatkan wajah ASEAN yang menggambarkan keanekaragaman kekayaan warisan budaya maupun persamaan sejarah, budaya, dan masyarakatnya yang menjadikan kita satu komunitas," katanya.
Peresmian ditandai dengan "Pemukulan Kentongan Bali" oleh Presiden dan dilanjutkan dengan prosesi Bleganjur (gamelan yang berjalan) dan arak-arak ogoh-ogoh logo "Hello ASEAN" serta parade 10 mobil hias yang melambangkan 10 negara ASEAN.
Mobil hias itu berkeliling dengan rute Nusa Dua-Gerbang TDC-Jalan By Pass Ngurah Rai-By Pass Tuban, Simpang Siur-By Pass Sanur-Kertalangu-Gatot Subroto Barat-Gatot Subroto Timur-Jalan Buluh Indah-Jalan Mahendradata-Sunset Road-By Pass Ngurah Rai-Nusa Dua.
Selain itu peluncuran ASEAN Fair juga dimeriahkan dengan arak-arakkan 30 perkusi Indonesia dan parade 30 penari Indonesia serta ditutup dengan pertunjukan akrobat udara dari Kementerian Pertahanan.
Sementara itu, di Jakarta akan dilaksanakan pembentangan bendera raksasa dari 10 negara anggota ASEAN yang rencananya akan dilakukan pada 30 Oktober untuk selanjutnya di pasang di titik-titik strategis di Bali.
Turut mendampingi Presiden Yudhoyono dalam acara itu antara lain Ibu Ani Yudhoyono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Juru Bicara Presiden Julian A Pasha, Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah dan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.
Tampak juga dalam rombongan Ibu Okke Rajasa, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Aliya Rajasa.
Seusai membuka ASEAN Fair, Kepala Negara dijadwalkan bertolak menuju Jakarta.
sumber : Id.yahoo.com
1:42 AM
TV MOVIES ONLINE

Posted in: 




0 comments:
Post a Comment