Monday, September 19, 2011

DPR 'Paksa' Menkeu Naikkan Pendapatan Jadi Rp 1.297,2 Triliun

Jakarta - Setelah melakukan 'lobi' hingga 2 jam sehingga membuat rapat molor, Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Komisi XI DPR menyepakati kenaikan target pendapatan dan hibah negara Rp 5 triliun menjadi Rp 1.297,2 triliun di 2012.

Rapat antara pemerintah dan Komisi XI DPR RI pada Senin (20/9/2011) malam semula dijadwalkan mulai 19.00 WIB. Namun, saat itu Menkeu lengkap dengan jajaran eselon I Kemenkeu masih harus menunggu anggota Komisi XI yang belum hadir.

Sekitar pukul 20.00 WIB Menkeu mengajak beberapa pejabat eselon I untuk melakukan 'rapat kecil' dengan anggota Komisi XI, hingga akhirnya rapat besar baru dimulai pukul 21.30 WIB.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis itu berlangsung singkat kurang lebih sejam. Dan yang disetujui antara lain adalah kenaikan penerimaan negara Rp 5 triliun tahun depan serta tax ratio 12,6% dalam rangka optimalisasi anggaran tahun depan.

"Kami belum bisa memenuhi optimalisasi (penerimaan) yang maksimum. Kalau ditambah Rp 5 triliun, itu bisa dicapai pemerintah," ujar Agus Marto dalam rapat yang diadakan di Gedung DPR itu, Senayan, Jakartan, Senin (19/9/2011).

Dalam rapat yang hanya dihadiri 25 anggota Komisi XI itu, Agus menuturkan pihaknya telah melakukan kajian-kajian terhadap penerimaan dalam negeri tahun depan. Baik itu dari pajak, bea cukai, maupun penerimaan negara bukan pajak (PNBP), hingga dividen BUMN.

Tapi, dengan kondisi perekonomian global yang guncang akibat krisis utang di Eropa dan dikhawatirkan berdampak ke Indonesia dari sisi ekspor yang imbasnya ke penerimaan bea dan cukai ataupun ke sektor ekonomi lainnya.

"Saat ini kami dukung peningkatan (penerimaan negara) Rp 5 triliun. Tapi itu perlu disetujui presiden terlebih dahulu," kata Agus.

Ada beberapa sanggahan dari anggota Komisi XI, namun tampak hanya 'basa basi' saja. Sehingga cepat-cepat keputusan ini diketuk karena beberapa anggota juga tampak mengeluh karena sudah terlalu malam dan merasa lelah. Padahal rapat ini pembahasan duit ribuan triliun rupiah.

Ternyata, dalam rapat tersebut terungkap anggota Komisi XI telah melakukan rapat dengan pejabat eselon I Kemenkeu di Hotel Borobudur selama 2 hari untuk membahas optimalisasi anggaran tahun depan.

Seperti diketahui, Presiden SBY dalam pidato Nota Keuangan 2012 di DPR 16 Agustus 2011 lalu mengatakan, dalam RAPBN Tahun 2012 pendapatan negara dan hibah direncanakan mencapai Rp 1.292,9 triliun. Jumlah ini naik sebesar Rp 123 triliun atau 10,5% dari target pendapatan negara dan hibah pada APBN-P Tahun 2011 sebesar Rp 1.169,9 triliun.

Pemerintah menargetkan bakal menggelontorkan anggaran belanja negara sebesar Rp 1.418,5 triliun di 2012. Jumlah tersebut naik Rp 97,7 triliun (7,4%) dibandingkan 2011 yang sebesar Rp 1.320,8 triliun.

Ditambahkan Agus, penambahan penerimaan negara Rp 5 triliun ini akan diambil dengan mengkombinasikan penerimaan pajak, bea cukai, dan PNBP.

"Jadi kita punya tantangan tahun depan, karena kondisi global perlu diwaspadai," tukas Agus. sumber

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons